5 Unsur Komunikasi yang Wajib Anda Ketahui

Unsur Komunikasi menurut Harold Lasswell terdiri atas komunikator (source), pesan (massage), media/saluran, komunikan (receiver), dan efek (effect).

Itu diambil dari definisi komunikasi yang diungkapkan Lasswell, yakni

Komunikasi tidak akan terjadi jika tidak ada pesan yang ingin disampaikan (massage), penyampai pesan (komunikator), penerima pesan (komunikan), dan perantara (media). Dan suatu proses komunikasi akan selalu memberikan efek atau dampak tertentu bagi para pelakunya, terutama pada komunikan, entah dari segi pengetahuan, sikap atau tindakan.

Berikut adalah penjelasan mengenai 5 unsur komunikasi tersebut



  1. Komunikator


Semua proses komunikasi selalu melibatkan komunikator atau penyampai pesan. Dalam istilah lain, komunikator disebut juga sumber (source), pengirim (sender) dan penyandi (encoder).

Dalam komunikasi antarmanusia, komunikator bisa berupa individu (satu orang) dan bisa pula berupa kelompok misalnya partai, organisasi atau lembaga.

  1. Pesan/Massage


Dalam proses komunikasi, pesan merupakan sesuatu yang disampaikan pengirim kepada penerima atau komunikator kepada komunikan. Pesan dapat disampaikan dengan cara tatap muka (face to face) atau melalui media komunikasi (media cetak, media online, telepon). Isinya bisa berupa ilmu pengetahuan, hiburan, informasi, nasihat atau propaganda.

Dalam bahasa inggris pesan biasanya diterjemahkan dengan kata massage, content atau informasi (Hafied Cangara, 2008: 22-24).

  1. Media/Saluran


Media adalah alat atau sarana yang digunakan komunikator untuk menyampaikan pesan kepada kepada komunikan. Beberapa pakar psikologi memandang bahwa dalam komunikasi antarmanusia, media yang paling dominan dalam berkomunikasi adalah pancaindra manusia seperti mata dan teliga.

Pesan-pesan yang diterima pancaindra selanjutnya diproses dalam pikiran manusia untuk mengontrol dan menentukan sikapnya terhadap sesuatu, sebelum dinyatakan dalam tindakan.

Dalam buku Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar karya Profesor Deddy Mulyana disebutkan, saluran komunikasi juga merujuk pada cara penyajian pesan, apakah secara langsung (face to face) atau melalui media seperti surat kabar, telepon, televisi, radio, selebaran Overhead Projector (OHP) dan lain sebagainya.

Komunikator akan memilih salah satu dari saluran atau media komunikasi untuk ia gunakan bergantung pada situasi, tujuan dan jumlah komunikan yang dihadapinya.

  1. Komunikan/Penerima Pesan


Komunikan dalam proses komunikasi adalah pihak penerima pesan. Komunikan bisa terdiri dari satu orang atau lebih, bisa dalam bentuk kelempok, partai atau negara. Komunikan biasa disebut dengan berbagai macam istilah, seperti khalayak, sasaran, atau dalam bahasa Inggris disebut audience atau receiver.

  1. Pengaruh/efek


Pengaruh atau efek adalah perbedaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan oleh penerima antara sebelum dan sesudah menerima pesan. Efek ini bisa dilihat pada pengetahuan, sikap dan tingkah laku seseorang yang menjadi komunikan dalam proses komunikasi.

Dalam bukunya, Deddy Mulyana mencontohkan efek komunikasi ini dengan seseorang yang tadinya tidak ingin membeli suatu produk kemudian berubah pikiran menjadi bersedia membeli produk karena telah melihat iklan produk tersebut.

Demikian pembahasan mengenai 5 unsur komunikasi yang dirangkum dari buku karya Profesor Deddy Mulyana penerbit Rosda.