Jadilah Diri Sendiri dengan Nge-Blog

Pernah gak nemuin blog yang isinya sama persis dengan blog lain yang pernah kita kunjungi sebelumnya? Apa yang kamu rasain? Risih gak?

Buat sebagian orang sih pasti bodo amat, karena yang mereka butuh saat blowsing di internet tak lain dan tak bukan adalah informasi atau pengetahuan yang mereka butuh.

Mereka gak akan peduli masalah siapa yang maparin, dari mana sumbernya, kredible apa enggak dan 'copas' (copy + paste) atau bukan.

Tapi kita pernah mikir gak kalau seandainya kita selaku penulis atau blogger yang konten blog atau tulisannya ada yang copas? SEPENUHNYA. FULL. Murni tulisan kita tanpa mereka olah lagi.

Yang jadi masalah sebetulnya bukan masalah ikhlas gak ikhlasnya. Cuma yang disayangkan ya itu tadi, bakal banyak blog yang isinya sama.

Kan gak asik banget, masa buah pikiran dari kepala orang dipajang di blog sendiri tanpa nyebutin siapa yang nyusun tulisan itu.

Dan yang bikin gak asik lagi, ketika ada yang komentar menanyakan perihal tulisan itu, apakah si tukang copas itu bisa jawab? Kan belum tentu.

Tapi kalau tulisan di blog itu ditulis sama pemilik blog itu sendiri, udah pasti dia nguasai betul tentang apa yang ditulisnya.

Kalau ada yang tanya-tanya lewat kolom komentar, pasti dia bisa jawab juga, alhasil aktivitas blogging jadi lebih seru, komunikatif dan menambah pertemanan.

Nge-Blog untuk Aktualisasi Diri


Yang ingin aku bahas di sini yaitu tentang bagaimana menjadi diri sendiri dengan aktivitas nge-blog.

Percaya gak percaya, ketika kita nge-blog dengan tujuan aktualisasi diri, di situ ada kepuasan tersendiri.

Apa yang terjadi, apa yang kita alami, kita share, kita tulis, tentunya dengan gaya kita sendiri, dengan cara kita sendiri, masalah enak dibaca atau enggak, menarik atau enggak, yakin deh seminggu dua minggu juga itu udah bukan masalah lagi.

Terus bakal ada yang baca?

Ya itu dia tantangannya. Dengan begitu kita dituntut buat memelihara kedekatan kita dengan teman-teman, ngejaga persahabatan, kalau gak gitu, siapa yang mau baca blog kita?

So, hikmah lainnya, secara perlahan kita bakal memperluas pertemanan, menjalin silaturrahmi dengan orang baru. Dan yang lebih wawnya lagi, Allah udah ngejamin kalau kita selalu menjalin silaturrahmi, maka usia kita dipanjangkan, dan rizki kita juga insyaAllah bakal luas.

Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturrahmi.” (Muttafaqun ‘alaihi).

So, kesimpulan dari tulisan ini, aku ingin ajak kamu buat sama-sama tumbuh, membiasakan menulis berdasarkan pengalaman dan kejadian yang dialami, atau apa pun yang berkaitan dengan kehidupan pribadi, sekaligus ngajak juga buat gak mudah tergiur dengan blog milik orang lain yang topiknya beda sama kita. –Jangan ikut-ikutan!-

Karena sebagus apa pun topiknya, sebagus apa pun tulisannya, masih lebih baik membahas apa yang kita kuasai. [www.ekibaehaki.com]